Pengaruh Konsentrasi Ekstrak Daun Cermai terhadap Karakteristik dan Sifat Listrik Nanopartikel Al₂O₃ yang Disintesis Menggunakan Metode Green
Keywords:
Aluminium oksida Daun cermai Green synthesis Nanopartikel Sifat listrikAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis nanopartikel aluminium oksida (Al₂O₃) menggunakan metode green synthesis berbasis ekstrak daun cermai (Phyllanthus acidus) serta menganalisis pengaruh variasi konsentrasi ekstrak terhadap karakteristik morfologi dan sifat listrik material yang dihasilkan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan variasi konsentrasi ekstrak daun cermai sebesar 10%, 15%, dan 20% sebagai agen pereduksi dan penstabil. Nanopartikel Al₂O₃ hasil sintesis dikarakterisasi menggunakan Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR) untuk identifikasi gugus fungsi, Scanning Electron Microscopy-Energy Dispersive X-ray (SEM-EDX) untuk analisis morfologi dan komposisi unsur, serta pengujian sifat listrik melalui pengukuran kapasitansi dan hambatan listrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi ekstrak daun cermai menyebabkan penurunan ukuran butir nanopartikel dari 2,1581 μm menjadi 1,0185 μm, yang diikuti dengan penurunan nilai resistivitas dari 4,25 × 10⁴ Ωm menjadi 2,10 × 10⁴ Ωm. Sebaliknya, konstanta dielektrik mengalami peningkatan dari 17,35 menjadi 25,15 seiring bertambahnya konsentrasi ekstrak. Hasil FTIR mengonfirmasi terbentuknya ikatan Al-O, sementara analisis SEM-EDX menunjukkan bahwa material didominasi oleh unsur aluminium dan oksigen. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa konsentrasi ekstrak daun cermai berpengaruh signifikan terhadap ukuran butir dan sifat listrik nanopartikel Al₂O₃. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa metode green synthesis berbasis sumber daya alam lokal berpotensi menghasilkan nanopartikel Al₂O₃ ramah lingkungan yang aplikatif sebagai material dielektrik dan isolator pada perangkat elektronik



